Monday, November 28, 2011

Indonesia Regional Economics


Pada saat krisis ekonomi 1997, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi sampai dengan -13% yang megakibatkan pendapatan turun, banyak perusahaan bangkrut, pengangguran mencapai 20%, utang meningkat dan kemisikinan mencapai 25%. Pada kondisi krisis tersebut, para pengusaha pasti akan melakukan effisiensi dan kebanyakan wait and see melihat perkembangan ekonomi. Apabila kita bandingkan dengan krisis Amerika tahun 2007-2008 dengan kondisi yang hamper sama, Amerika hanya mengalamii pertumbuhan ekonomi -3%, PHK 9%, kemisikinan 15%.

Dari sini muncul pertanyaan, apakah yang membuat Indonesia sangat terpuruk disaat krisis pada tahun 1997 dan kenapa Amarika bisa lebih baik. Setelah dianalisa lebih dalam salah satu penyebabnya adalah karena ekonomi Amerika terdiri dari daerah-daerah  yang tidak semuanya terpuruk. Masih ada daerah-daerah di Amerika yang tumbuh baik.  Sedangkan apabila dibandingkan dengan Indonesia tahun 2007 ternyata ekonomi Indonesia sebagai besar tergantung dengan Jakarta. Yang mana akibat krisis saat itu mengakibatkan Jakarta mengalami masalah keamanan dan banyaknya perusahaan yang gulung tikar. Padahal kalau kita lihat lagi tidak semua daerah di Indonesia saat itu tumbuh negatif contoh Sulawesi masih tumbuh dengan export udang keluar negeri, Kalimantan yang memiliki tambang malahan tumbuh bagus karena kenaikan nilai dolar yang sangat berpengaruh ke nilai ekspor. Begitu juga daerah Yogya dan Jawa sekitarnya tidak terlalu terpengaruh krisis. Dari sini dapat kita lihat bahwa ekonomi Indonesia tidak homogen disemua daerah sehingga apabila pengusaha mengerti hal tersebut, mereka bisa melihat peluang bisnis didaerah lainnya yang masih tumbuh.

Hal ini yang menyebabkan ekonomi Indonesia sangat terpuruk ketika krisis karena pengusaha dan pemerintah menganggap bahwa ekonomi Indonesia itu homogeneus padahal sebenarnya tidak. Ekonomi Indonesia sudah menjadi hetereneus sehingga para ahli ekonomi perlu melihat Indonesia secara lengkap dari sisi tata ruang. Sehingga Regional economics perlu menjadi perhatian untuk menganalisa ekonomi Indonesia secara komprehensif yang membagi ekonomi berdasarkan daerah misal Indonesia dibagi menjadi bagian barat, bagian tengah dan bagian timur.

Apabila kita lihat kebelakang, hampir semua kota besar di Indonesia ataupun di dunia pada awalnya berada ditepi laut atau pinggir sungai besar. Hal ini disebabkan karena adanya aktivitas ekonomi didaerah tersebut sehingga mengakibatkan banyak orang yang datang dan ekonomi menjadi berkembang didaerah tersebut. Namun disamping itu ada daerah yang tumbuh karena adanya mimpi dari penemu ataupun penguasa daerah tersebut, kita ambil contoh Texas yang bisa maju menjadi kota Judi dan wisata karena mimpi seorang mafia untuk memajukan kota tersebut. Contoh lainnya adalah kota Dubai berkembang pesat karena mimpi dari Sheikh Mohammed, penguasa UEA yang ingin menjadikan Dubai sebagai kota pariwisata sehingga ketika Minyak sudah habis maka akan pendapatan dari bisnis lainnya.

Tidak semua Negara terlalu mempunyai regional ekonomi hetereneous seperti Singapura, Hongkong dan Taiwan karena daerahnya yang tidak terlalu luas. Sedangkan Indonesia pada awalnya sebelum Belanda menjajah indonesia hampir semua daerah memiliki kondisi ekonomi yang sama yaitu miskin. Kemudian setelah Belanda masuk, yang berkembang luarbiasa adalah Jawa karena masyarakat jawa lebih mudah diatur dan telaten yang mana ini ditandai dengan pembangunan jalan dari Anyer sampai Panarukan untuk mempermudah transportasi di Jawa.

Setelah merdeka pun, pemerintah tetap melakukan sentralisasi sehingga yang berkembang hanya daerah yang dekat dengan pemerintahan yaitu daerah Jawa. Menjelang akhir orde baru pemerintah baru mulai menyadari bahwa terjadi kesenjangan dengan daerah lain sehingga perlu pemerataan diluar Jawa namun hal tersebut sudah terlambat dengan adanya reformasi. Kemudian setelah era orde baru muncullah otonomi daerah untuk meningkat pembangunan di daerah dan adanya pembagian tanggung jawab dan kewenangan ke daerah. Ini ditandai dengan keluarnya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang otonomi daerah yang isinya adalah otonomi yang luas, nyata dan bertanggung jawab, dimana semua kewenangan pemerintah, kecuali bidang politik luar negeri, hankam, peradilan, moneter dan fiskal serta agama dan bidang- bidang tertentu diserahkan kepada daerah secara utuh, bulat dan menyeluruh, yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah. Hal ini mengakibatkan mulai meningkatkan alokasi dana untuk pembangunan terutama daerah yang kaya seperti Aceh, Riau, Kalimantan Timur, Papua.

Pertumbuhan penduduk rata-rata nasional di atas 10 tahun (1990-2000) sebesar 1,4%, namun dalam 10 tahun mendatang (2000-2010) kembali meningkat 1,49% terutama karena kontribusi pertumbuhan penduduk yang tinggi di wilayah Maluku dan Papua. Bahkan dalam jangka waktu 5 tahun (2005-2010) di wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara meningkat kepadatan penduduk lebih dari dua kali lipat. Namun distribusi yang adil dari populasi menunjukkan perubahan dalam kemajuan lambat, penurunan dalam distribusi penduduk di Jawa, terutama didukung oleh penurunan distribusi di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur, sementara di Kalimantan, Sumatera, Maluku, dan Papua menunjukkan peningkatan. Distribusi tidak proporsional penduduk dan tekanan populasi yang semakin berat menunjukkan bahwa tidak ada penciptaan yang memadai dari poin acitivity ekonomi baru serta kualitas makin buruk dari program keluarga berencana. Dilihat dari distribusi jumlah penduduk di Jawa masih menguasai 60% dari total penduduk Indonesia sehingga rata-rata perusahaan ketika mendirikan pabrik pasti kebanyakan di jawa. Hal ini sama dengan dengan Jakarta, yang mana pada dasarnya hampir semua pengusaha lebih tertarik mendirikan bisnisnya di Jakarta karena besarnya pangsa pasar dan banyak perusahaan yang akan menjadi market potensial mereka.

Dalam 10 tahun terakhir tidak ada perubahan signifikan dalam distribusi Gross Dometic Regional Product (GDRP) nasional. Sumatera dan Jawa masih dalam kisaran angka yang sama dengan kondisi 10 tahun lalu, sedangkan bagian-bagian dari Kalimantan dan Maluku-Papua bahkan menunjukkan kecenderungan menurun dari kondisi 10 tahun lalu. Dalam 5 tahun terakhir, Wilayah Indonesia Barat masih terus mendominasi perekonomian nasional dalam kisaran 82%.

Otonomi daerah pun yang telah berjalan selama 10 tahun terbukti gagal pada kesetaraan menjaga perekonomian nasional dan belum mampu melindungi stabilitas ekonomi provinsi lain diluar Jawa dan Sumatera.

Perbandingan antara luas daerah dengan GDRP terhadap perekonomian nasional menunjukkan bahwa Wilayah Indonesia Barat lagi-lagi mendominasi dengan luas hanya 31,93% dari wilayah nasional total tetapi mampu menguasai pangsa 82% dari perekonomian nasional, berbeda dengan wilayah timur yang meliputi wilayah darat 68,08% tetapi hanya mendapatkan porsi ekonomi sebesar 17%. Dominasi Wilayah Barat sangat mencolok karena kontribusi ekonomi Provinsi Jawa yang meliputi sekitar 6,77% luas tetapi mengontrol 57,80% dari perekonomian nasional. Buruknya dan ketimpangan infrastruktur antar daerah menghambat pemerataan pembangunan ekonomi dan pemberdayaan ekonomi daerah yang terbelakang.
Tingkat kemiskinan baik secara nasional dan provinsi menunjukkan penurunan konsisten. Tapi beberapa daerah masih menunjukkan angka kemiskinan fluktuatif dan belum stabil, seperti: Papua, Papua Barat dan Gorontalo. Selama 7 tahun terakhir, tingkat pengangguran telah mencapai angka tertinggi setelah 11,24% pada tahun 2005, terus menunjukkan penurunan. Namun, konsentrasi pengangguran secara konsisten terjadi di wilayah: DKI Jakarta, Banten dan Maluku. Konsentrasi kegiatan ekonomi masih dikuasai Indonesia Wilayah Barat 81,53% dan penyediaan lapangan kerja hingga 82,22%. Kebanyakan investasi untuk membangun kegiatan ekonomi masih terkonsentrasi di Jawa dan Sumatera menunjukkan dengan realisasi investasi domestik utama, bahkan realisasi investasi asing hanya di Jawa (83,45%).

Menghadapi kenyataan bahwa Indonesia Timur adalah wilayah yang tidak memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan bagian dari perekonomian nasional, tapi hal ini juga berpengaruh pada HDI indeks sosial (Indeks Pembangunan Manusia) dampak dari akses terbatas pada perekonomian nasional juga mempengaruhi rendahnya kualitas manusia, seperti yang ditunjukkan secara konsisten oleh wilayah: Irian Jaya Barat, Papua, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sebagai wilayah yang memiliki skor IPM dari lima terendah selama lebih dari 12 tahun.

Dari sini dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu :
1.     Kesenjangan antar daerah di Indonesia telah terjadi sejak dulu.
2.   Kesenjangan ini tercermin baik pada aspek sosial (seperti populasi) dan bidang ekonomi (pendapatan daerah, pengangguran, dan juga investasi).
3.    Tingkat kemiskinan yang tinggi telah muncul di wilayah dengan sumber daya alam yang melimpah dan GDRP yang lebih tinggi. Hal ini mencerminkan distribusi pendapatan tidak merata dan menjadi masalah di dalam provinsi tersebut.
4.   Ini telah melihat fakta umum bahwa bagian barat Indonesia jauh lebih makmur daripada bagian timur. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan diyakini telah menerima bagian yang lebih menguntungkan dari pembangunan nasional.
5.     Otonomi daerah tampaknya belum bisa mengatasi kesenjangan antardaerah.

Catatan Kuliah Ibu Sri Adiningsih Ph.D

Friday, November 18, 2011

Cara Upgrade Firmware 6.3.5 & Hack PSP 3000

Setelah penasaran cara hack PSP karena biasanya cuman pergi ke Glodok atau Ambassador untuk minta hack. Akhirnya setelah browsing di google ternyata cara hack PSP & upgrade firmware PSP sangatlah gampang. Disini penulis merekomendasikan menggunakan Firmware 6.3.5 yang banyak direkomensasikan di internet sehingga sebelum dihack terlebih dahulu dilakukan dulu upgrade software.


Adapun cara upgrade firmware ke 6.3.5 dan hack PSP adalah sebagai berikut :
1. Download file firmware 6.3.5
2. Copy file EBOOT.PBP kedalam folder PSP/GAME/UPDATE di PSP. Jika belum ada folder UPDATE agar dibuat terlebih dahulu dan agar menggunakan huruf besar semua
3. Putus koneksi komputer dengan PSP
4. Kemudian dari PSP, pilih menu game dan akan muncul update firmware. Untuk detailnya ikuti video berikut : 


5. Setelah upgrade firmware selesai kemudian download hack file 635PROUPDATE dan 635FastRecovery635PROUPDATE digunakan ketika hack pertama kali sedangkan 635FastRecovery untuk hack selanjutnya karena lebih cepat hacknya, ini biasanya dipakai setelah PSP dimatiin lama atau tombol power off ditekan lama.


6. Selanjutnya copy kedua file tersebut ke PSP dan ditempatkan difolder PSP/GAME dan sesuai nama folder untuk masing-masing file.
7. Kemudian dari PSP, pilih menu game dan akan muncul pilihan untuk hack sehingga bisa menjalankan file ISO.
8. Silahkan mencoba dan untuk mendownload game PSP ISO terbaru bisa dicoba di http://pspisoz.com/

Semoga berhasil.





Thursday, November 17, 2011

Pengalaman Menggunakan MacBook

Setelah satu bulan lebih menggunakan MacBook akhirnya saya mencoba untuk menulis mengenai sharing pengalaman menggunakan MacBook. Pertama kali tertarik membeli MacBook karena bentuknya yang cool dan disamping itu pengalaman menggunakan Device Apple lainnya. Apple memang membuat produknya mudah digunakan dan mengejar apa yang diinginkan pelanggan (Customer Expectation). Sedangkan Windows apalagi Linux memang ditujukan hanya memenuhi kebutuhan pelanggan dan untuk lebih sesuai kebutuhan user bisa di oprek.

Pertama kali pindah dari Windows ke Mac OS rasanya tidak terlalu susah walaupun secara menu dan setting berbeda lumayan banyak. Setelah menggunakan kurang lebih seminggu baru terasa pengalaman berbeda yang ditawarkan oleh Macbook. Mulai dari mouse yang begitu enak dipakai dengan bisa menggunakan 1 jari, 2 jari dan 4 jari sampai dengan tampilan layar yang begitu menarik.
Seorang teman pun comment kalau buka presentasi di komputer windows kelihatan biasa saja tapi kalau dibuka di Mac kelihatan lebih menarik.

Disamping itu microsoft office for Mac pun sudah ada sehingga tidak masalah dengan office. Walaupun memang sebagai Engineer masih ada beberapa aplikasi spesifik yang belum tersedia untuk Mac seperti Mapinfo. Untuk sekarang ini saya menggunakan Mac OS Lion karena mendapatkan upgrade gratis dari Mac OS Snow Leopard. Dan experiencednya memang beyond expectation.

Dapat saya simpulkan bahwa MacBook sangat recommended dan worth sesuai dengan harganya.


Wednesday, November 16, 2011

Cara Downgrade Ipad/Iphone/Ipod IOS 5 ke IOS 4.3.3

Apple telah meluncurkan IOS 5 dengan berbagai kelebihan seperti iCloud, iMessage dan beberapa fungsi lainnya yang sangat menarik. Namun yang jadi masalah adalah rata-rata pemakai baru tahu kalau IOS 5 bisa dijailbreak namun thetered sehingga setiap IPAD, IPHONE & IPOD abis di matikan maka harus dikonekin lagi dengan komputer untuk jailbreak.
Hal tersebut sangat merepotkan sehingga hampir semua forum merekomendasikan memakai IOS 4.3.3 sebagai IOS terbaik karena bisa dijailbreak dengan unthetered dan bisa langsung di jailbreka via web di www.jailbreakme.com .
Disini akan saya coba sharing cara untuk downgrade dari IOS diatas 4.3.3 & IOS 5 ke IOS 4.3.3 dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Download IOS 4.3.3 tergantung tipe perangkat apple yang kita miliki ke folder tertentu :


2. Selanjutnya kita harus memanipulasi iTunes untuk menerima firmware lama dengan mencegah koneksi ke server Apple. Untuk melakukan ini, gunakan Explorer (pada Windows) atau Finder (pada OS X) dan arahkan ke \Windows\ System32\drivers\etc\ pada Windows dan /etc/ pada Mac. Kemudian Cari file bernama host dan buka dengan editor teks favorit Anda. Sebaiknya sebelum file host dirubah jangan lupa dibackup terlebih dahulu dengan nama misalnya host.old


Tambahkan tulisan dibawah ini kedalam file host dibagian paling bawah dan kemudian simpan :
74.208.105.171 gs.apple.com


3. Buka iTunes dan hubungkan perangkat perangkat ke komputer kemudian setting device ke mode DFU - Hal ini untuk membuat beberapa perubahan yang diperlukan dalam rangka untuk downgrade sistem. Untuk melakukan hal ini, matikan perangkat benar-benar off, tekan dan talan tombol Power dan Home (secara bersamaan) selama 10 detik, kemudian lepaskan tombol Power tapi tetap memegang tombol Home selama 10 detik lebih. Jika Anda memasuki mode DFU berhasil, layar Anda sekarang harus kosong (tidak harus menampilkan logo iTunes), jika tidak hanya ulangi langkah ini. Mungkin butuh beberapa mencoba untuk mendapatkan yang benar.


4. Selanjutnya pilih perangkat Anda dari sidebar program iTunes dan untuk mengembalikan ke firmware lama yang telah Anda download sebelumnya. Untuk melakukan hal ini, tahan tombol Alt (jika Anda menggunakan OS X) atau Shift (jika Anda berada di Windows) pada keyboard Anda, tekan tombol "restore" di iTunes dan arahkan ke file firmware yang telah didownload sesuai langkah 1 diatas.

Jika anda mendapatkan error 1013 selama proses tersebut diatas adalah normal yang mengakibatkan perangkat masuk ke recovery mode.
Untuk keluar dari recovery mode bisa menggunakan TinyUmbrella (Windows, Mac). Dari program ini dapat memilih "exit recovery" ke normal mode.


Demikianlah cara untuk downgrade IPHONE, IPAD & IPOD ke IOS 4.3.3.
Semoga membantu. Bagi yang ingin dibantu downgrade dan berada didaerah Jakarta dapat menghubungi ke email madces@yahoo.com

Dicopy dari website www.redmonpie.com

Sunday, October 16, 2011

Pengaruh Media Social Network terhadap Social Culture Masyarakat Indonesia

Identifikasi Masalah

Perkembangan ICT (Information, Communication, Technology) begitu pesat sehingga mengakibatkan borderless dari sisi geografis. Hal ini pun terjadi di Indonesia dengan dukungan dari operator selular yang begitu gencar memperluas jaringannya sampai ke daerah pelosok pedesaan. Disamping itu adanya program USO (Universal Service Obligation) dari pemerintah untuk daerah tertinggal dan terpencil telah membuat komunikasi baik suara dan data begitu mudah dilakukan.

Disisi lainnya perkembangan konten-konten kreatif di internet juga begitu pesatnya. Dengan dukungan perkembangan internet terutama Web 2.0 telah membuat informasi dan konten menjadi lebih kaya dan interaktif sehingga membuat interaksi antara aplikasi di internet dengan manusia menjadi lebih menarik dan aktraktif. Hal ini memunculkan banyaknya aplikasi yang berjalan di internet seperti internet banking, news online, internet advertising dan yang paling populer tentunya munculnya media baru yaitu social network. Hal ini diawali dengan friendster, kemudian facebook dan juga semakin berkembangnya twitter.

Seiring dengan meningkatnya penggunaan media social network telah mengakibatkan perubahan sosial di masyarakat Indonesia. Dari sisi perubahan tersebut ada yang dampaknya positif namun ada juga yang negatif. Penulis akan lebih memfokuskan membahas dampak negatif perkembangan teknologi terhadap semakin menurunnya kualitas dari hubungan antar manusia sebagai makhluk sosial. Bagaimana tidak, belakangan ini masyarakat lebih nyaman mengumpulkan teman-teman didunia maya daripada aktif pada kegiatan-kegiatan organisasi riil yang dapat memberikan kualitas hubungan pertemanan yang lebih kongkrit dan intents.

Pengaruh Media Social Network pada Masyarakat Indonesia

Industri telekomunikasi Indonesia telah berkembang sangat luarbiasa sejak tahun 2000 dengan jumlah pelanggan selular di Indonesia sudah mencapai 236 Juta pelanggan pada akhir tahun 2010. Sehingga bisa dikatakan penetrasi pasar sudah mencapai 99% dari total penduduk Indonesia 2010 sebesar 237 Juta penduduk walaupun tingginya jumlah akumulasi pelanggan selular ini disebabkan ada beberapa pelanggan yang berlangganan lebih dari satu operator. Para operator pun bersaing menawarkan berbagai macam layanan untuk mengakses internet baik melalui handphone ataupun menggunakan menggunakan modem. Dengan harga akses internet melalui teknologi selular yang semakin murah mengakibatkan hampir 40% pelanggan selular telah mengakses internet melalui handphone mereka yang mana rata-rata mereka mengakses social media network seperti facebook dan twitter. Berdasarkan data dari insidefacebook.com di bulan September 2010 bahwa Indonesia telah menjadi pengguna ke-3 terbesar di dunia dibawah Amerika Serikat & Inggris dengan pengguna 27.8 Juta.

Pemerintah pun sudah berperan aktif untuk meningkatkan penggunaan internet sampai ke pelosok pedesaan melalui proyek Universal Service Obligation (USO). Adapun tujuan dari proyek Universal Service Obligation (USO) tidaklah semata-mata untuk menyediakan fasilitas telekomunikasi kepada seseorang atau kelompok masyarakat saja, tetapi adalah untuk:

a. Meningkatkan produktifitas dan pertumbuhan ekonomi

b. Mempromosikan proses kohesi sosial dan politik melalui pembauran komunitas yang terisolir dengan komunitas umum/maju

c. Meningkatkan cara dan mutu penyampaian jasa-jasa publik pemerintah

d. Memacu keseimbangan distribusi populasi

e. Menghilangkan kesenjangan sosial dan ekonomi antara information rich dan information poor.

Dari pembahasan diatas dapat kita lihat bahwa begitu banyak dampak positif dari kemajuan kemajuan teknologi ICT terhadap masalah ekonomi, peningkatan pengetahuan dan juga peningkatan pelayanan baik pemerintah ataupun institusi bisnis lainnya kepada masyarakat. Namun memang kemajuan teknologi bagaikan pedang bermata dua, yang mana ada aspek negatif yang ditimbulkan apabila masyarakat tidak dapat menyaring dan bijaksana dalam penggunaan teknologi itu sendiri.

Apakah media sosial itu? Menurut Wikipedia, media sosial adalah sebuah media online dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, sosial network atau jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki mungkin merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Di Indonesia, perkembangan media sosial meningkat dengan pesat. Perkembangan ini didukung dengan mudahnya mengakses internet melalui ponsel. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah ponsel Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita.

Bahkan banyak perubahan sosial dan politik yang disebabkan oleh pengaruh media social network. Metode internet marketing yang digunakan oleh Barack Obama dalam memenangkan pemilu di Amerika Serikat adalah contoh pengaruh social media network yang bisa mempengaruhi preferensi seorang pemilih untuk memilih kandidat presiden di negara adikuasa tersebut. Contoh paling nyata di Indonesia dari efektivitas internet dalam isu masyarakat adalah ‘gerakan pembebasan’ Bibit-Chandra di facebook yang merupakan kunci strategis kemenangan masyarakat menghadapi politik bengis oknum aparat hukum. Setelah itu internet kembali membantu pembebasan Prita dari tekanan institusi yang arogan dibantu oknum penegak hukum.

Namun disamping itu, sisi negatif lainnya adalah terjadinya kerusuhan di London Inggris baru-baru ini yang mana kerusuhan itu digerakkan melalui media social network. Sehingga tidak berlebihan kalau dikatakan internet adalah benteng demokrasi. Sebagai senjata publik, social media adalah pedang berbilah dua. Di tangan orang baik, ia membawa perbaikan. Di tangan orang jahat, ia mendukung kejahatan. Beruntunglah kita bahwa orang baik jauh lebih banyak dari orang jahat.

Dampak negatif lainnya dari aspek sosial adalah meningkatnya individualitas dari masyarakat Indonesia yang sering berinteraksi melalui media social network. Individualitas disini adalah mereka tidak terlalu perduli dengan orang-orang yang berada disekitarnya namun lebih sibuk dengan handset yang mereka pegang mulai dari chatting, update status di facebook ataupun ngetweet di twitter. Sehingga ada yang mengatakan bahwa media social network adalah connecting people tapi disconneted family. Padahal seperti kita ketahui bersama bahwa masyarakat Indonesia mempunyai budaya sangat menjunjung tinggi arti kekeluargaan.

Dengan tingginya penggunaan media social network di range umur 13 – 25 tahun berdasarkan data dari inside facebook yang mana pengguna di range umur tersebut mencapai 70% dari total pengguna di Indonesia. Sehingga menjadi ketakutan kedepannya, generasi muda tersebut menjadi generasi yang individualis dan melupakan nilai-nilai nenek moyang mereka yang sangat menjunjung tinggi sifat kekeluargaan dan kebersamaan dalam hidup bermasyarakat.

Solusi Masalah Pengaruh Negatif Media Social Network

Untuk mengurangi pengaruh negatif dari media social network perlu dilakukan langkah yang komprehensive dari semua stakeholder mulai dari keluarga, institusi pendidikan, pemerintah dan juga penyedia dan penyelenggara jaringan internet itu sendiri.

Dari sisi keluarga hendaknya setiap orang tua selalu mempunyai pengetahuan yang cukup tentang internet dan mereka bisa mengajarkan kepada anak-anak mereka mengenai dampak-dampak negatif dari internet. Disamping itu mereka juga harus melakukan kontrol tentang anak-anak mereka terutama dalam hal mengakses web site apa saja di internet dan juga dengan siapa saja mereka berteman didunia maya. Orang tua pun harus aktif mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan.

Dari sisi institusi pendidikan hendaknya bisa mengajarkan cara menggunakan internet sehat kepada siswa mereka. Sehingga siswa sebelum menggunakan internet dan mengakses media social network telah dibekali dengan pengetahuan yang memadai untuk menangkal pengaruh negatif yang kemungkinan muncul. Dan juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan sisi kebersamaan seperti kegiatan pramuka.

Dari sisi pemerintah hendaknya bisa menjadi regulator untuk konten dan informasi yang beredar di media social network. Hal-hal positif yang telah dicoba dilakukan oleh pemerintah adalah memblokir akses ke situs-situs porno yang bisa merusak moral bangsa indonesia.

Dari sisi penyedia layanan telekomunikasi pun harus aktif membantu pemerintah untuk melakukan pemblokiran terhadap akses konten yang bisa merusak moral masyarakat terutama generisa muda.

Kesimpulan

Perkembangan Information Communication Technology (ICT) telah membawa banyak kemajuan bagi masyarakat Indonesia. Namun di balik penggunaan teknologi tersebut, lambat laun pola budaya maupun kebiasaan masyarakat akan terdistorsi mengikuti gaya hidup sosial masyarakat dibelahan dunia lainnya karena begitu mudahnya mendapatkan informasi mengenai trend mode dari media social network di Internet. Perlu dilakukan tindakan yang komprehensif dari semua stakeholder untuk mengurangi pengaruh negatif media social network terutama kepada generasi muda.

Referensi

1. “Social Network”, http://www.wikipedia.org

2. http://www.insidefacebook.com

3. http://putratwomixs.wordpress.com/2011/04/03/dampak-negatif-kemajuan-teknologi-komunikasi-dan-cara-menyikapinya-2/

4. “Internet sebagai Benteng Demokrasi”, Wimar Witoelar, Koran Tempo,
28 December 2009

5. http://e-imc.ocentrum.com/2009/03/10/fenomena-facebook-di-indonesia/

Saturday, October 15, 2011

Pemanfaatan Teknologi Solar Cell dan Micro Hydro Untuk BTS sebagai Alternatif Energi Listrik

Latar Belakang
Sebuah fenomena yang terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini di Indonesia adalah masalah krisis energi listrik. Hampir menyeluruh di semua wilayah Indonesia bahkan di wilayah Jawa dan Bali yang memiliki infrastruktur yang baik sudah ikut merasakan krisis listrik. Hampir setiap hari di berita baik koran lokal ataupun nasional kita mendengar adanya pemadaman listrik secara bergiliran. Intensitas pemadaman pun semakin kerap terjadi dan sangat mengganggu terutama bagi customer yang menggantungkan energi listrik dalam proses produksi di perusahaan dalam kapasitas besar.
Ada berbagai hal yang menyebabkan terjadinya krisis energi listrik di Indonesia. Sudah dapat dipastikan penyebab utama adalah meningkatnya permintaan yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi listrik oleh PLN itu sendiri. Meningkatnya permintaan dikarenakan adanya pertumbuhan penduduk, industrialisasi seiring dengan iklim investasi yang semakin kondusif dan adanya revolusi teknologi yang dominan mengandalkan energi listrik sebagai sumber energi, seperti contoh adalah merambahnya komputer, televisi, dan berbagai peralatan rumah tangga yang cenderung menggunakan energi listrik dalam pengoperasianya. Permintaan tersebut bergerak secara eksponensial. Sedangkan produksi listrik masih bersifat konvensional serta terhambat dengan masalah sumber penggerak generator seperti terjadinya penurunan debit air di beberapa PLTA, kemudian krisis energi penggerak dari sumber yang tidak dapat diperbaharui seperti bahan bakar minyak dan batu bara.
Menurut Pakar Ilmu Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas Padang, Sumatra Barat, Prof Dr Emriadi MS mengatakan bahwa konsumsi listrik Indonesia setiap tahunnya terus meningkat sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. “Peningkatan kebutuhan listrik dikemudian hari yang diperkirakan dapat tumbuh rata-rata 6,5 persen per tahun hingga 2020,” katanya.
Telkomsel sebagai operator selular yang menggunakan listrik sebagai sumber energy utama untuk mengoperasikan BTS atau pemancarnya di Indonesia dalam hal ini sangat tergantung dari pasokan PLN. Hal ini pula yang kadang kala menjadi kendala bagi Telkomsel untuk memperluas jaringannya sampai ke pelosok nusantara karena rata-rata di daerah tersebut belum ada sumber energi listrik dari PLN. Sehingga untuk menyiasati hal tersebut, Telkomsel harus bisa mencari sumber energi listrik lain untuk bisa mengoperasikan perangkat BTS (Base Transceiver Station) sehingga tetap memberikan pelayanan kepada pelanggannya sampai ke pelosok nusantara.
Opini Penulis
Pada umumnya produksi listrik di Indonesia dihasilkan dengan menggunakan tenaga air (PLTA), tenaga Diesel (PLTD), dan tenaga uap (PLTU). Dalam pengembangannya seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi sebagian kecil wilayah terutama di daerah pedalaman memanfaatkan tenaga matahari yaitu dengan menggunakan Solar Cell, akan tetapi hal ini belum bisa memecahkan masalah krisis energi listrik di Indonesia. Energi alternatif yang sedang dilirik oleh pemerintah Indonesia adalah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), walaupun tantangannya sangat berat dan merupakan dilema mengingat bahaya yang ditimbulkan apabila terjadi kecerobohan sangat besar dan gempa bumi yang bisa mengakibatkan ketidakstabilan reaktor nuklir. Radiasi yang dihasilkan oleh nuklir dapat mengakibatkan bencana bagi umat manusia. Masih teringat dalam pikiran kita peristiwa Cernobil di Rusia (dulu masih Uni Sovyet) dengan bocornya reaktor nuklir yang tidak sedikit memakan korban dan terjadinya kerusakan lingkungan yang cukup besar. Begitu juga yang baru-baru ini terjadi, yaitu gempa bumi di Jepang yang mengakibatkan kerusakan pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima yang membuat terjadinya kebocoran radioaktif sehingga membuat penduduk disekitar daerah tersebut di pindahkan ke tempat yang aman.
Ada berbagai hal yang menyebabkan terjadinya krisis energi listrik di Indonesia. Sudah dapat dipastikan penyebab utama adalah meningkatnya permintaan yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi listrik oleh PLN. Meningkatnya permintaan dikarenakan adanya pertumbuhan penduduk, industrialisasi seiring dengan iklim investasi yang semakin kondusif dan adanya revolusi teknologi yang dominan mengandalkan energi listrik sebagai sumber energi, seperti contoh adalah merambahnya komputer, televisi, dan berbagai peralatan rumah tangga yang cenderung menggunakan energi listrik dalam pengoperasianya. Permintaan tersebut bergerak secara eksponensial. Sedangkan produksi listrik masih bersifat konvensional serta terhambat dengan masalah sumber penggerak generator seperti terjadinya penurunan debit air di beberapa PLTA, kemudian krisis energi penggerak dari sumber yang tidak dapat diperbaharui seperti bahan bakar minyak dan batu bara.
Indonesia dahulu pernah menjadi salah satu produsen minyak bumi di dunia yang tergabung dalam OPEC, namun mulai tahun 2009 ini, dikarenakan jumlah kuota produksi yang terus menurun dan kurang dari kuota minimal yang dipersyaratkan, Indonesia kemudian keluar dari OPEC.
Dengan jumlah penduduk 237 juta jiwa berdasakan data sensus 2010 serta ekonomi dan pembangunan yang terus ditingkatkan, kebutuhan akan sumber energi tentu menjadi hal utama yang harus terpenuhi. Bahkan untuk mencukupi kebutuhan ini, pemerintah tidak segan-segan untuk terus mengucurkan subsidi kepada rakyatnya.
Sesungguhnya teramat disayangkan bahwa sepanjang 65 tahun kemerdekaan Indonesia dan setelah melalui masa keemasan minyak bumi, kondisi Indonesia masih jauh tertinggal. Anugrah luar biasa dari Yang Kuasa melalui limpahan minyak bumi tidak bisa dikelola dengan baik. Pola hidup boros dan tata kelola pemerintahan yang tidak bersih menyebabkan kekayaan alam yang dimiliki seolah tidak ada manfaatnya.
Namun kita sebagai bangsa Indonesia tidak boleh terlarut dengan masalah krisis energi tersebut. Masih banyak alternatif yang bisa dilakukan untuk membuat masalah tersebut terselesaikan. Secara paralel, Indonesia harus melakukan dua langkah di atas. Kekayaan yang berlimpah seharusnya menjadi motivasi sekaligus anugrah lain berupa kemudahan dalam penciptaan dan eksplorasi sumber-sumber energi alternatif.
Telkomsel sebagai market leader industri telekomunikasi Indonesia yang mempunyai competitive advantage disisi jangkauan jaringan yang luas akan tetap berusaha mempertahankan keunggulannya tersebut dengan membangun BTS (Base Transceiver Station) sampai ke pelosok pedesaan. Telkomsel pun menjadi salah operator yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mengimplementasikan proyek Universal Service Obligation (USO). Sebenarnya tujuan konsep Universal Service Obligation (USO) tidaklah semata-mata untuk menyediakan fasilitas telekomunikasi kepada seseorang atau kelompok masyarakat saja, tetapi adalah untuk:
a. Meningkatkan produktifitas dan pertumbuhan ekonomi
b. Mempromosikan proses kohesi sosial dan politik melalui pembauran komunitas yang terisolir dengan komunitas umum/maju
c. Meningkatkan cara dan mutu penyampaian jasa-jasa publik pemerintah
d. Memacu keseimbangan distribusi populasi
e. Menghilangkan kesenjangan sosial dan ekonomi antara information rich dan information poor.
Sehubungan banyaknya kebutuhan listrik dari Telkomsel di daerah pelosok sehingga perlu mencari terobosan untuk menyiasati tidak adanya pasokan listrik dari PLN dengan menggunakan Teknologi Solar Cell dan Micro hydro sebagai pembangkit listrik untuk BTS (Base Transceiver Station) mereka.
Pemanfaatan Teknologi Solar Cell dan Micro hydro
Seperti telah dikemukakan sebelumnya bahwa krisis energi listrik dan tidak adanya pasokan listrik didaerah pelosok pedesaan sehingga membuat perusahaan-perusahaan yang membutuhkan energi listrik sebagai sumber utama dalam menjalankan operasinya harus mencari energi alternatif sebagai pengganti. Sebetulnya sumber energi alternatif cukup tersedia, misalnya energi matahari dan energi air. Namun karena keterbatasan modal dari perusahaan sehingga membuat mereka susah untuk menggunakan energi tersebut. Untuk menggunakan energi alternatif tersebut perusahaan perlu melakukan investasi awal yang cukup besar dibandingkan dengan menggunakan pasokan listrik dari PLN, namun apabila dihitung dengan biaya jangka panjang sebenarnya perusahaan bisa lebih untung dengan menggunakan energi alternatif tersebut karena hanya memerlukan biaya pemeliharaan.
Melihat kondisi tersebut, Telkomsel dalam rangka memberikan pelayanan telekomunikasi sampai ke pelosok pedesaan telah melakukan riset dan percobaan untuk mencari alternatif pembangkit energi listrik yang bisa digunakan. Akhirnya Telkomsel memutuskan menggunakan teknologi Solar Cell dan Micro hydro dibeberapa daerah di Indonesia yang memang dianggap mempunyai potensi menggunakan energi matahari dan air tersebut.
Teknologi Solar Cell
Teknologi Solar Cell adalah perangkat berbentuk state solid yang mengubah energi cahaya langsung menjadi listrik oleh efek fotovoltaik. Solar Cell digunakan untuk membuat modul surya yang digunakan untuk menangkap energi dari sinar matahari, yang dikenal sebagai panel surya. Energi yang dihasilkan dari modul surya, disebut sebagai tenaga surya, adalah contoh dari energi surya. Fotovoltaik adalah bidang teknologi dan penelitian yang berkaitan dengan aplikasi praktis dari sel fotovoltaik dalam memproduksi listrik dari cahaya, meskipun sering digunakan khusus untuk merujuk pada pembangkitan listrik dari sinar matahari.
Penggunaan Solar Cell di BTS Telkomsel didesign untuk dapat beroperasi selama 3 hari tanpa cahaya matahari, hal ini ditujukan karena perangkat yang digunakan membutuhkan supply listrik yang kontinyu dan akan membuat perangkat cepat rusak apabila listrik sering mati. Panel solar cell yang dipasang mempunyai rata-rata luas area 40 – 50 meter persegi dan dapat menghasilkan listrik 2 kilowatt. Perangkat solar cell ini mempunyai lifetime selama 30 – 35 tahun.
Beberapa lokasi BTS (Base Transceiver Station) Telkomsel di Indonesia yang sudah menggunakan teknologi solar cell adalah :
§ Long Bawan, adalah daerah yang berada dekat dengan perbatasan Malaysia dan berada di bawah Kabupaten Nunukan, Propinsi Kalimantan Timur.
§ Pulau Maratua, adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Sulawesi dan berbatasan dengan negara Malaysia. Pulau Maratua ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah Kabupaten Berau, provinsi Kalimantan Timur. Pulau berbentuk kecil panjang dan lengkung tajam ini berada di sebelah selatan dari Kota Tarakan dengan koordinat 2° 15′12″ LU, 118° 38′41″ BT (di bagian batas luarnya).

Teknologi Micro Hydro
Micro hydro adalah istilah yang digunakan untuk instalasi pembangkit listrik tenaga air yang biasanya memproduksi hingga 100 kW listrik. Instalasi ini dapat memberikan solusi energi listrik untuk sebuah rumah terisolasi atau komunitas kecil, atau kadang-kadang terhubung ke jaringan tenaga listrik. Ada banyak dari instalasi di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang karena mereka dapat menyediakan sumber ekonomis energi tanpa pembelian bahan bakar. Instalasi yang digunakan sering hanya kolam yang dibendung kecil, di bagian atas air terjun, dengan beberapa ratus meter dari pipa yang mengarah ke dalam shelter generator kecil.
Untuk teknologi micro hydro ini, Telkomsel telah menggunakannya di Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung dan Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Pemanfaatan BTS tenaga air pertama di Asia tersebut mampu membangkitkan daya listrik sebesar 16,47 KW, dimana sebanyak 7,7 KW disalurkan untuk memenuhi kebutuhan daya listrik di BTS dan sisanya untuk fasilitas umum. Sementara sisanya, 7,94 KW untuk cadangan.
Hal ini membuat Telkomsel tidak hanya menyediakan listrik untuk perangkatnya namun juga memberikan listrik gratis kepada masyarakat disekitar BTS Telkomsel. Tidak hanya berguna memenuhi kebutuhan jangkauan signal Telkomsel, keberadaan BTS micro hydro jadi cukup penting dalam membuka wilayah terisolasi dari pasokan aliran listrik konvensional. Termasuk mendongkrak nilai perekonomian di wilayah tersebut.
Dengan penggunaan teknologi alternatif tersebut telah membuat Telkomsel menjadi operator selular dengan BTS Go Green terbanyak di Asia dengan 132 BTS di seluruh Indonesia. Penggunaan sumber energi alternatif kini menjadi salah satu upaya yang dilakukan Telkomsel untuk menjamin ketersediaan power supply yang dibutuhkan untuk mengoperasikan BTSnya. Terlebih lagi Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas dengan panjang seperdelapan bentangan dunia dan tiap wilayah memiliki variasi kontur geografi yang berbeda-beda.
Yang lebih membanggakan lagi, bersama 34 perusahan BUMN dan swasta nasional, Telkomsel berhasil meraih anugerah sebagai korporasi penginspirasi bumi oleh La Tofi School of CSR dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Pencapaian tersebut diberikan atas penerapan BTS (Base Transceiver Station) tenaga matahari dan air. Kemampuan itu dinilai tim seleksi Indonesia Green Awards 2011 tidak hanya baik untuk bumi sekaligus layak ditiru operator selular di Indonesia.
Kesimpulan
Indonesia adalah negeri yang sebenarnya dianugrahi kekayaan alam yang luar biasa berlimpah termasuk minyak bumi sebagai sumber bahan bakar untuk menghasilkan tenaga listrik. Namun karena pemerintah tidak dapat mengelola sumber daya itu dengan baik maka yang terjadi sekarang ini adalah terjadinya krisis listrik dimana-mana. Sudah seharusnya pemerintah segera mengambil langkah konkrit untuk mengatasi masalah krisis listik tersebut dengan menggunakan teknologi alternatif seperti menggunakan energi matahari, air ataupun nuklir.
Telkomsel sebagai market leader telekomunikasi di Indonesia telah menghadirkan solusi yang tepat dalam hal penyediaan sarana telekomunikasi beserta power supply-nya, sehingga seluruh masyarakat hingga pelosok dapat menikmati sarana komunikasi dan terbebas dari keterisolasian. Pemanfaatan sumber energi alternatif ramah lingkungan seperti Solar Cell dan Micro Hydro ini juga sekaligus merupakan bentuk dukungan Telkomsel dalam rangka efisiensi penggunaan listrik yang kini terasa semakin langka.
Kedepan, dengan semakin murahnya teknologi Solar Cell ataupun Micro Hydro maka sebaiknya Telkomsel tidak hanya menggunakan sumber energi alternatif tersebut didaerah pelosok pedesaan namun juga didaerah perkotaan yang memang memungkinkan teknologi tersebut diimplementasikan.

Referensi
1. “Solar Cell”, http://www.wikipedia.org
2. “Micro Hydro”, http://www.wikipedia.org
5. http://m.politikana.com/baca/2011/02/14/krisis-energi-listrik-di-indonesia

Sunday, April 17, 2011

I Was 33 Years Old

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu
33 .... itulah umurku sekarang
ternyata diriku sudah lumayan berumur

Tahun demi tahun rasanya begitu cepat berjalan
dan ketika waktu tidak dapat dihentikan
maka kita hanya bisa bersyukur kepada Allah Swt
Masih memberi kita umur yang panjang

Namun kadang kala ku berpikir
apa yang telah kugapai dengan umur double 3 ini
Iman ... Masih harus kutingkatkan
Keluarga ... kumasih harus belajar menjadi kepala keluarga yang baik dan Anak yang berbakti kepada orang tua
Karir ... ku masih jauh dari yang kuimpikan
Pendidikan ... Insya Allah tahun depan ku bisa mendapatkan gelar MBA
Anggota masyarakat ... kumasih lebih baik lagi dalam bertetangga

Ternyata walaupun umurku sudah lumayan tua
ternyata ku masih jauh dari seorang manusia ideal, dari mimpiku
Mungkin itulah kodrat manusia yang masih banyak kekurangan dan tidak pernah puas
Tapi kita juga harus selalu belajar mensyukuri apa yang kita miliki
Belajar untuk lebih baik lagi
Karena hidup hanya sekali .....

Ditulis Oleh Madces